Kamis, 13 Desember 2012


Halo agan-agan yang berbahagia….^___^
Kali ini ane mau curhat nih gan…he3
Curhat ane judulnya “Mahasiswa UTKorea tak lebih dari mahasiswa facebook”
Eit,sabar dulu gan,jangan esmosi ini Cuma judul.yukk gan di baca dulu…^___^

Mahasiswa UTKorea tak lebih dari mahasiswa facebook”
Ceritanya begini nih gan,
Ane kan sekarang kerja jadi TKI(Tenaga Kerja Indonesia) di negrinya SuJu(Super Junior) di Korea Selatan.Kebetulan saat ini selain kerja di perusahaan,ane juga nyambi kuliah di UTKorea(Universitas Terbuka Korea Selatan).Ane tiap hari senin ampe sabtu kerja gan,kalau hari minggu ane selalu kuliah.Tiap malem juga ane belajar gan,kadang ampe jam 02.00 dini hari.Super capek deh gan pokonya.

Nah kebetulan juga akhir-akhir ini nih gan,di universitas ane lagi ngebuka pendaftaran mahasiswa baru untuk periode semester ganjil 2012-2013.Ane kan saat ini ngejabat sebagai ketua BEM UTKOREA WIL II gan.
WIL II di sini maksudnya wilayah dua,mulai dari DAEGU,BUSAN,GWANGJU dst (ini kota-kota besar di korea bagian selatan gan).
Karena ane ketua BEM,ane punya tugas mempromosikan dan menyebarluaskan info penerimaan pendaftaran mahasiswa baru ke seluruh WNI (Warga Negara Indonesia) di Korea Selatan.Baik mulai dari jejaring sosial maupun secara langsung ke tempat-tempat ngumpulnya orang Indonesia di Korea Selatan gan.

Nah pas ane ngegencar-gencarin info ini lewat jejaring sosial facebook,tiba-tiba ada orang yang nge inbox ane gan,orangnya cowok di liat dari profil accountnya dia sedikit lebih tua dari ane.
Isi inbox nya begini nih gan:

Dia : Halo mas,selamat malam.mas mahasiswa UTKorea ya.?
Ane : Iy mas,mari mas ikut bergabung bersama kami :) (sambil ane kasih face emotion senyum)
Dia : system perkuliahannya bagaimana,biayanya berapa mas.?

Lalu ya ane jelasin seadanya gan.
Ane : system perkuliahannya begini mas bla…bla..bla..(panjang kali lebar dan ane sertain brosur+alamat website resminya UTKorea)
Dia : wah kok gini ya mas,biayanya mahal,system belajarnya juga gak seimbang dengan biayanya.
Ane : Iy mas,di sini kami berjuang dengan segala keterbatasan demi mewujudkan cita-cita Indonesia sebagai bangsa yang benar-benar merdeka.Merdeka dalam segala hal,merdeka dari kemiskinan,merdeka dari korupsi,ketidak adilan dan degradasi moral.

Mungkin dia panas dengan kalimat ane gan,trus di bales panjaaang banget :
Dia : Ah yang bener mas,menurut pengakuan dari temen saya yang pernah ikut di UTKorea kenyataanya gak seperti itu mas.
1.     Mahasiswa UTKorea tak lebih dari mahasiswa facebook.
2.     Setiap hari main facebook.
3.     Narsisme,suka foto-foto di kelas,bahkan ketika pelajaran berlangsung masih sempet-sempetnya foto-foto.mana ada universitas di Indonesia yg ngijinin mahasiswanya foto-foto di kelas.?
4.     Sering upload foto seolah-olah sedang baca buku.mana ada belajar kok foto-foto.?
5.     Lebih mementingkan nilai dari pada kualitas.Tujuan kuliah hanya untuk mencari ijasa.
6.     Suka mencontek ketika ujian.

Lalu dari kalimatnya yang paling terakhir dia tulis pake huruf kapital semua gan.

“MAU JADI APA BANGSA INDONESIA JIKA PARA MAHASISWANYA SEPERTI KALIAN.?”

Sumpeh kalimat-kalimatnya mengena sekali di ulu hati ane gan.ane baca sambil nutup muka sebagian .ane bener-bener malu gan…

Lalu ane Cuma bisa ngejawab:
Ane : Terima kasih atas kritik dan saranya mas,kami akan selalu berusaha untuk lebih baik.

Lalu obrolan gak ane teruskan,ane bener-bener tertampar gan….:’(

Kesimpulan ane:
Point 1 dan 2 ane ngebetulin pernyataanya gan,karena memang mayoritas dari kami setiap hari buka facebook.tapi media social seperti facebook dkk,di tangan kami menjadi beda.facebook banyak manfaatnya bagi kami gan.
Pertama kami mencoba memaksimalkan peran media social untuk pengembangan diri.
-      Sebagai pusat informasi perihal perkuliahan.karena memang menurut kami facebook adalah sarana informasi yg paling efektif dan efisien.tidak memerlukan biaya yg besar.hanya memerlukan PC dan koneksi internet dan fasilitas ini di miliki oleh hampir seluruh WNI yang ada di Korea selatan.
-      Sebagai intermediasi antara mahasiswa dan dosen.
-      Sebagai sarana belajar (diskusi,belajar kelompok)
-      Bahkan dari kami ada yang mendirikan radio online,surat kabar online sebagai bentuk lanjutan untuk menunjang belajar kami.Kami belajar berkomunikasi,belajr menulis dari berbagai fasilitas yang kami sediakan sendiri.

“INTINYA KAMI SANGAT AKRAB DENGAN TEKHNOLOGY”

Point ke-3,4,5 dan 6.Memang semua itu terjadi di kalangan mayoritas mahasiswa utkorea.Akan tetapi kata MAYORITAS bukan berarti semuanya,bahwa masih ada pihak MINORITAS mahasiswa yang benar-benar memilki NIAT,TEKAD & SEMANGAT untuk belajar.Yang jelas kami selalu berusaha untuk lebih baik.

Jika boleh di ANALOGIKAN kami ibarat KAYU BAKAR.Ada kayu bakar KERING dan ada kayu bakar BASAH.Jika pertama kita mencoba menyalakan kayu bakar basah,itu akan menjadi hal yang MUSTAHIL.Walau sampai menghabiskan korek api satu bungkus itu tidak akan bisa menyala.Akan tetapi jika kita ambil kayu bakar kering terlebih dahulu dan mulai menyulutnya dengan korek api maka kayu itupun akan segera terbakar.Dan ketika kayu kering itu sudah terbakar maka barulah kita masukan satu persatu kayu yang basah,NISCAYA akan menjadi bara api yang sulit di padamkan.
Apalagi kalau musim dingin begini,bikin api unggun pasti anget gan…he3

Sekian dulu gan curhat ane,terserah bagaimana agan-agan semua mempersepsikan kalimat di atas.

“Segala sesuatu jika kita konotasikan positif hasilnya pun akan positif,begitu juga sebalinya”


Terima kasih gan....:)



02.45 Desember 2012


1 komentar: