Halo agan-agan yang berbahagia….^___^
Kali ini ane mau curhat nih gan…he3
Curhat ane judulnya “Mahasiswa UTKorea tak
lebih dari mahasiswa facebook”
Eit,sabar dulu gan,jangan esmosi ini Cuma
judul.yukk gan di baca dulu…^___^
“Mahasiswa UTKorea tak lebih dari mahasiswa facebook”
Ceritanya
begini nih gan,
Ane kan
sekarang kerja jadi TKI(Tenaga Kerja Indonesia) di negrinya SuJu(Super Junior) di Korea Selatan.Kebetulan saat ini selain kerja di perusahaan,ane juga
nyambi kuliah di UTKorea(Universitas Terbuka Korea Selatan).Ane tiap hari senin
ampe sabtu kerja gan,kalau hari minggu ane selalu kuliah.Tiap malem juga ane
belajar gan,kadang ampe jam 02.00 dini hari.Super capek deh gan pokonya.
Nah
kebetulan juga akhir-akhir ini nih gan,di universitas ane lagi ngebuka
pendaftaran mahasiswa baru untuk periode semester ganjil 2012-2013.Ane kan saat
ini ngejabat sebagai ketua BEM UTKOREA WIL II gan.
WIL II
di sini maksudnya wilayah dua,mulai dari DAEGU,BUSAN,GWANGJU dst (ini kota-kota
besar di korea bagian selatan gan).
Karena
ane ketua BEM,ane punya tugas mempromosikan dan menyebarluaskan info penerimaan
pendaftaran mahasiswa baru ke seluruh WNI (Warga Negara Indonesia) di Korea
Selatan.Baik mulai dari jejaring sosial maupun secara langsung ke
tempat-tempat ngumpulnya orang Indonesia di Korea Selatan gan.
Nah pas
ane ngegencar-gencarin info ini lewat jejaring sosial facebook,tiba-tiba ada
orang yang nge inbox ane gan,orangnya cowok di liat dari profil accountnya dia
sedikit lebih tua dari ane.
Isi
inbox nya begini nih gan:
Dia : Halo mas,selamat malam.mas mahasiswa UTKorea ya.?
Dia : Halo mas,selamat malam.mas mahasiswa UTKorea ya.?
Ane : Iy
mas,mari mas ikut bergabung bersama kami :) (sambil ane kasih face emotion senyum)
Dia :
system perkuliahannya bagaimana,biayanya berapa mas.?
Lalu ya
ane jelasin seadanya gan.
Ane : system
perkuliahannya begini mas bla…bla..bla..(panjang kali lebar dan ane sertain
brosur+alamat website resminya UTKorea)
Dia :
wah kok gini ya mas,biayanya mahal,system belajarnya juga gak seimbang dengan
biayanya.
Ane : Iy
mas,di sini kami berjuang dengan segala keterbatasan demi mewujudkan cita-cita
Indonesia sebagai bangsa yang benar-benar merdeka.Merdeka dalam segala
hal,merdeka dari kemiskinan,merdeka dari korupsi,ketidak adilan dan degradasi
moral.
Mungkin
dia panas dengan kalimat ane gan,trus di bales panjaaang banget :
Dia : Ah
yang bener mas,menurut pengakuan dari temen saya yang pernah ikut di UTKorea
kenyataanya gak seperti itu mas.
1.
Mahasiswa UTKorea tak lebih
dari mahasiswa facebook.
2.
Setiap hari main facebook.
3.
Narsisme,suka foto-foto di kelas,bahkan
ketika pelajaran berlangsung masih sempet-sempetnya foto-foto.mana ada
universitas di Indonesia yg ngijinin mahasiswanya foto-foto di kelas.?
4.
Sering upload foto seolah-olah
sedang baca buku.mana ada belajar kok foto-foto.?
5.
Lebih mementingkan nilai dari
pada kualitas.Tujuan kuliah hanya untuk mencari ijasa.
6.
Suka mencontek ketika ujian.
Lalu dari kalimatnya yang paling terakhir
dia tulis pake huruf kapital semua gan.
“MAU JADI APA BANGSA INDONESIA JIKA PARA MAHASISWANYA SEPERTI KALIAN.?”
Sumpeh kalimat-kalimatnya mengena sekali
di ulu hati ane gan.ane baca sambil nutup muka sebagian .ane bener-bener
malu gan…
Lalu ane Cuma bisa ngejawab:
Ane : Terima kasih atas kritik dan saranya mas,kami akan selalu berusaha untuk lebih baik.
Ane : Terima kasih atas kritik dan saranya mas,kami akan selalu berusaha untuk lebih baik.
Lalu obrolan gak ane teruskan,ane
bener-bener tertampar gan….:’(
Kesimpulan ane:
Point 1
dan 2 ane ngebetulin pernyataanya gan,karena memang mayoritas dari kami setiap
hari buka facebook.tapi media social seperti facebook dkk,di tangan kami
menjadi beda.facebook banyak manfaatnya bagi kami gan.
Pertama
kami mencoba memaksimalkan peran media social untuk pengembangan diri.
-
Sebagai pusat informasi perihal
perkuliahan.karena memang menurut kami facebook adalah sarana informasi yg
paling efektif dan efisien.tidak memerlukan biaya yg besar.hanya memerlukan PC
dan koneksi internet dan fasilitas ini di miliki oleh hampir seluruh WNI
yang ada di Korea selatan.
-
Sebagai intermediasi antara
mahasiswa dan dosen.
-
Sebagai sarana belajar
(diskusi,belajar kelompok)
-
Bahkan dari kami ada yang mendirikan
radio online,surat kabar online sebagai bentuk lanjutan untuk menunjang belajar
kami.Kami belajar berkomunikasi,belajr menulis dari berbagai fasilitas yang
kami sediakan sendiri.
“INTINYA KAMI SANGAT AKRAB DENGAN TEKHNOLOGY”
Point
ke-3,4,5 dan 6.Memang semua itu terjadi di kalangan mayoritas mahasiswa
utkorea.Akan tetapi kata MAYORITAS bukan berarti semuanya,bahwa masih ada pihak
MINORITAS mahasiswa yang benar-benar memilki NIAT,TEKAD & SEMANGAT untuk
belajar.Yang jelas kami selalu berusaha untuk lebih baik.
Jika boleh
di ANALOGIKAN kami ibarat KAYU BAKAR.Ada kayu bakar KERING dan ada kayu bakar BASAH.Jika
pertama kita mencoba menyalakan kayu bakar basah,itu akan menjadi hal yang
MUSTAHIL.Walau sampai menghabiskan korek api satu bungkus itu tidak akan bisa
menyala.Akan tetapi jika kita ambil kayu bakar kering terlebih dahulu dan mulai
menyulutnya dengan korek api maka kayu itupun akan segera terbakar.Dan ketika
kayu kering itu sudah terbakar maka barulah kita masukan satu persatu kayu yang
basah,NISCAYA akan menjadi bara api yang sulit di padamkan.
Apalagi
kalau musim dingin begini,bikin api unggun pasti anget gan…he3
Sekian
dulu gan curhat ane,terserah bagaimana agan-agan semua mempersepsikan kalimat
di atas.
“Segala sesuatu jika kita konotasikan positif hasilnya pun akan positif,begitu juga sebalinya”
Terima kasih gan....:)
02.45 Desember 2012
Semangat kakak-kakak
BalasHapus